Saturday, August 25, 2018

Tentang Mata dan Bagaimana Kita Seharusnya Melihat

Kata Harper Lee dalam To Kill a Mockingbird, "Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya.. hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya".

Hmm iya, jadi ini tentang bagaimana kita bisa menghargai pendapat orang lain, tentang tidak seenaknya sendiri menghakimi mereka yang 'berbeda' dengan kita, dengan cara berfikir kita, ataupun dengan sudut pandang kita.

Perbedaan itu wajar. Toh manusia juga diciptakan berbeda-beda.

Ah, gue nggak bermaksud nulis postingan sok bijak atau apa.
Hanya saja, terkadang kita terlalu egois untuk menerima perbedaan itu. Kita terlalu sombong terhadap mereka yang berbeda dengan kita. Termasuk gue.

Anyway gue nemuin tulisan bagus dari sebuah blog tentang bagaimana seharusnya kita menggunakan 'mata' kita. Dan bagian favorit gue adalah:

Bagiku ini hebat, kamu memiliki prinsip yang kuat dengan matamu. Sayangnya mungkin kamu lupa, kalau dia pun punya mata yang juga indah untuk dirinya. Mungkin saja kamu juga lupa, mata indah yang kalian miliki punya kesempatan yang berbeda-beda untuk melihat dunia. Mungkin matamu pernah melihat langit, tapi tak pernah melihat bumi, begitupun sebaliknya. Atau mungkin kalian sama-sama melihat langit, tapi matamu melihat bulan dan matanya melihat bintang. Atau bisa saja kalian sama-sama melihat bumi, tapi matamu menganggap bumi ini datar dan matanya menganggap bumi ini bulat. Lihat? Meski objeknya sama, pandangan akan objek itu pasti berbeda. Persepsimu dan persepsinya pun jelas berbeda.
Sehingga terlalu terpaku pada apa yang dikatakan matamu menjadi kurang tepat. Matamu juga harus bisa setidaknya mellihat “dia” yang melihat dengan matanya sendiri. Matamu harus bisa mendengarkan penjelasan matanya dengan pandangan dan persepsinya sendiri. Agar kamu sadar, bukan hanya matamu yang indah, bukan hanya matamu yang melihat dunia, dan bukan selalu matamu yang benar, tapi “dia” juga punya mata yang indah dan masih berfungsi untuk melihat dunia. Karena meski sudah se-indah itu, mata tetap memiliki keterbatasan dan ia butuh mata lain untuk membantunya melihat semesta.
Jadi gitu..
Susah? Hmm tidak juga, mungkin hanya tidak terbiasa..

0 comments:

Don't take out without credits!. Powered by Blogger.