Adalah harapan,
Yang tumbuh secara perlahan
Bersama hadirmu yang tiba - tiba datang
Saat dia pergi dari rapuhnya pelukan
Menyisakan luka yang tak tertahan
Adalah air mata kekecewaan,
Yang menyadarkan akan sebuah kenyataan
Bahwa dirimu dan harapan,
tak ubahnya seperti dia yang lain
Sejenak berlabuh lalu menghilang
Bersama mimpi dan bahagia yang ikut kugantungkan
0 comments:
Post a Comment